Waspada Kangkung Tumis

Tak hanya yang ditumis, kangkung yang dimasak dalam bentuk apapun, perlu diperhatikan sebelum dikonsumsi. Sebab, menjadi pertimbangan bila kita ingin mengkomsumsi padahal batang kangkung belum terbelah atau masih utuh meski sudah matang.

Contoh kasus yang saya himpun dari teman-teman facebook. Mereka menyebutkan yang terjadi pada salah satu klinik terkenal di Malaysia. Seluruh dokter yang ada kebingungan menyusul ada seorang anak kecil yang menderita sakit perut. Orang tuanya membawa anaknya ke klinik setelah dua hari menderita diare. Bermacam obat sakit perut diberikan kepada anak itu. Namun diare tidak kunjung sembuh.

Pihak dokter menanyakan kepada orang tuanya terkait makanan apa yang di makan oleh anak penderita diare itu. Bingung dan cemas karena sejak anaknya diare, anak tersebut tak mau makan. Dia hanya minum susu putih, itupun muntah.

Setelah diperiksa, ternyata sebelum menderita diare, anak itu pernah makan kangkung tumis di restoran bersama orang tuanya. Dokter pun melakukan X-RAY. Ternyata dalam usus anak tersebut telah berkembang biak Lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Dokter menyerah dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun. Akhirnya anak kecil malang itu pun meninggal dunia.

Setelah diperiksa ulang, ternyata Lintah itu sebelumnya berada didalam Batang Kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung tumis yang paling enak adalah batangnya. Lintah yang berada didalam batang kangkung tersebut tidak akan mati walau dimasak selama 20 menit. Apalagi untuk kangkung tumis proses memasak tidak terlalu lama agar menghasilkan rasa kangkung yang sedap.

Lintah hanya akan mati jika dibakar. Di dalam usus anak kecil itu, lintah hanya butuh waktu satu atau dua hari untuk berkembang biak. Maka dari itu, bila ingin makan kangkung, jangan lupa belah batangnya.

Dan, jika ada yang mengalami hal seperti itu, lakukan tindakan dengan memberi minum air Rendaman Tembakau (bisa diambil dari rokok kretek). Biasanya, lintah akan keluar dalam keadaan mati.(adi) - 01

RED: Info ini Pernah dimuat di Kampung Media

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru