Hati-Hati Nulis Status di Medsos

KM-MADAPANGGA—Tak sedikit masyarakat pengguna social media di Indonesia, tersandung dalam proses hukum. Ini lantaran mereka kerap membuat status maupun share video/status yang dinilai merugikan orang lain. Akibat perbuatan itu, mereka yang terlibat masuk dalam kejahatan IT.   

Dengan adanya dinamikan seperti itu, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri meminta secara tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bima, agar dapat memanfaatkan jejaring media social yang bermanfaat, bukan sebaliknya membahayakan diri sendiri akibat perbuatan yang menyinggung perasaan orang lain.

“Jangan sesekali membuat status di media social (facebook) yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Untuk itu, berhati-hati membuat status,” kata Bupati Bima meningatkan ASN saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila  yang dirangkaikan dengan apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Senin (2/10/2017).

Menurut Bupati, Media Sosial (Facebook) adalah sarana untuk bersilaturahmi dan menebar ‘virus’ kebaikan, bukan digunakan untuk hal-hal yang  tidak baik. Seorang ASN adalah panutan masyarakat. Karena itu jadikanlah Media Sosial sebagai wahana untuk menebar kebaikan-kebaikan.

“Yang berkaitan dengan para pimpinan OPD melek tehnologi informasi dan memantau perkembangan di media sosial. Bukan memantau status para staf,” tegas Bupati.

            Pernyataan itu pula disampaikannya menyikapi status beberapa ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang menyingggung pihak lain, dan cenderung di luar tupoksinya sebagai ASN.

Bupati Bima mengingatkan para ASN agar tetap focus terhadap Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing demi memberikan perhatian dan pelayanan kepada masyarakat. “Saya ingatkan kepada para ASN untuk tetap disiplin dalam pelaksanaan tugas dan tetap ramah memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.(Rini)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru